Vuvuzela, terompet tradisional Afrika (yang diadaptasi) terbuat dari plastik sepanjang 65cm. Aslinya, terompet ini berguna untuk mengumpulkan warga di pedesaan Afrika.

Benda ini dapat mengeluarkan suara 20 dB – 200 dB. Dalam jarak dekat (1 meter) dan tingkat suara 120 dB, cukup untuk membuat kehilangan pendengaran. Jumlahnya yang ribuan dapat menghasilkan suara dengungan semacam jutaan lebah menyerbu stadion.

Beberapa pemain dan ofisial pun mengeluhkan suara vuvuzela yang katanya terlalu bising dan mengganggu konsentrasi pemain. Bahkan beberapa organisasi sudah mengeluarkan petisi untuk memboikot vuvuzela selama Piala Dunia. Apa tindakan FIFA? FIFA bertindak bijaksana, menyatakan vuvuzela merupakan warisan budaya dan tradisi Afrika. Sehingga tidak adil untuk melarang vuvuzela hadir di stadion. Nice!

Advertisements
Comments
  1. hedi says:

    gara-gara vuvuzela, gaung zakumi sebagai maskot jadi redup 😛

  2. Margono M. Amir says:

    Jangan-jangan abis nonton world cup di Afsel, banyak yang jadi budek ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s