Sang Tangan Tuhan Maradona dan Jerman

Posted: September 29, 2010 in Piala Dunia, Tepi Lapangan
Tags: , , , , , ,

Salah satu partai perempatfinal yang ditunggu-tunggu! Partai klasik, partai ulangan, partai yang ditunggu-tunggu seantero jagad, the real final: Argentina vs Jerman (boleh doong sedikit lebay…:) )

 

Seperti biasa media lebih panas daripada pertandingan itu sendiri, partai final Piala Dunia 1986, final Piala Dunia 1990. Kurang panas, media mengangkat komentar Sang Tuhan Maradona yang menanggap pemain Jerman Thomas Mueller sebagai anak gawang atau ball boy dan menolak menolak duduk bersama Mueller pada jumpa pers seusai laga (pada friendly match lalu di Berlin).

 

Materi pemain kedua tim, sama bagusnya. Keduanya sama juara grup, Argentina mendapat nilai sempurna, Jerman mendapat pelajaran yang berarti setelah kalah dari Serbia 0-1. Pelatih? Siapa yang tidak kenal Diego Maradona, sosok yang kharismatik, impulsif, dan lebih banyak dipuja bagai Dewa daripada pelatih? Joachim Loew, pelatih yang kalem, taktis, dan sangat praktis.

 

Faktor Maradona inilah yang banyak disorot. Tidak memiliki track-record yang mumpuni untuk menjadi pelatih, metode kepelatihannya hanya mengandalkan hubungan yang harmonis dengan anak-anaknya. Terlihat dari pinggir lapangan, setiap kali pergantian pemain, dia selalu memeluk dan cipika-cipiki dengan pemainnya. Oh iya satu lagi faktor: Lionel Messi. Argentina sangat bergantung pada permainan Messi yang dianggap titisan Maradona. Sampai partai ini diturunkan, sebagai seorang playmaker-striker Messi belum mencetak gol.

 

Sedangkan Jerman, sangat percaya diri setelah melumat tim unggulan Inggris 1-4. Bermain sangat efektif dan rapi menjaga setiap lini. Tentang Jerman, ada satu catatan lagi. Publik Jerman yang sangat rasional, tiba-tiba mulai percaya dengan klenik. Antara lain jimat keberuntungan Loew, sweater biru. Publik tidak menginginkan sweater itu dicuci selama Piala Dunia. Ditambah fenomena, gurita peramal Si Paul, yang berhasil meramal seluruh partai Jerman, termasuk partai kalah vs Serbia. Kali ini Paul meramal Jerman akan menang…unyu-unyu 😀 😀

 

 

Pertandingan mulai! Tidak seimbang, menit ke-3 sudah bobol oleh si ball boy ajaib Thomas Mueller. Selanjutnya hanya tampak Sang Tuhan Maradona yang frustasi dari pinggir lapangan, ternyata hamba Nya tidak bermain sebagus firman Nya. 😀 Jerman menutup pertandingan dengan 4 gol tanpa balas. Jerman lolos ke semifinal! Paul si Gurita toppp!!

Advertisements
Comments
  1. funkshit says:

    ini postingnya emang nunggu euforia piala dunia reda atau begimana?

  2. casiraghii says:

    Hehehe…ini blog bergambar bung. Butuh waktu, inspirasi, kopi yang enak untuk bisa mencerna ide 🙂 Mumpung masih 2010, belum kehilangan momentum #ngeles

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s